Akankah BlackBerry Kembali Ke Pasar Tablet Dunia

Beberapa waktu yang lalu atau tepatnya pada tahun 2011 silam perusahaan BlackBerry pernah masuk kedalam pasar Tablet dunia dengan meluncurkan perangkat Pc Tablet yang diberinama BlackBerry PlayBook. Akan tetapi PlayBook tidak mendapatkan respon seperti yang diharapkan dan bahkan membuat BlackBerry kehilangan banyak uang. Sejak saat itu tidak terdengar lagi nama BlackBerry di pasar Tablet dunia.

Sekarang dengan kepemimpinan baru yang terlihat mulai kembali mampu membawa perusahaan kea rah yang berbeda dari sebelumnya, kemungkinan untuk BlackBerry kembali ke pasar Tablet bisa saja terjadi. Bahkan CEO BlackBerry John Chen pun mengatakan jika ia terbuka untuk segala kemungkinan dan berbagai ide.

Blackberry-Playbook

Ketika memasuki sesi wawancara setelah memperkenalkan BlackBerry Leap pada ajang MWC 2015 kemarin, Chen tidak mengungkapkan jika mereka sedang menggarap sebuah pernagkat Tablet, namun ia mengatakan “itu ada dalam pikiran saya”. Hal tersebut semakin memperbesar indikasi kemungkinan kembalinya BlackBerry ke pasar Pc Tablet walaupun masih jauh dari kenyataan. Chen juga mengatakan jika perusahaannya ingin membuat Tablet, ia ingin sebuah perangkat Pc Tablet yang dibuat nantinya bukan seperti tablet pada umumnya. Pernagkat tersebut harus menjadi ikon tersendiri.

Yang menjadi pertanyaan adalah sanggupkah BlackBerry mewujudkan hal tersebut dan menarik banyak respon dari para konsumen untuk membeli produk besutannya. Pasalnya saat ini di segmen inti BlackBerry yaitu segmen Smartphone, BlackBerry masih jauh dari kata hebat bahkan sempat terseok – seok ketika bersaing dengan para kompetitornya.

 

Samsung Galaxy S3 : berbahan polikarbonat murni yang memiliki kualitas tinggi

Sejak pertama kali kehadiran perdananya di inggris resmi diumumkan, berbagai kecanggihan tablet besutan negeri ginseng korea , Samsung Galaxy S3 kini sudah bisa dinikmati di indonesia. Hadir dengan desain premium generasi penerus Galasy S3 ini dibuat dari material berbahan polikarbonat murni yang memiliki kualitas tinggi. Desainnya yang ramping serta didukung dengan pola melengkung di tepiannya membuat smartphone samsung berbobot 133 gram ini memang nyaman untuk digenggam.

Aktivitas broswing juga cukup memiliki kualitas yang bagus karena adanya teknologi layar sentuh yang menurut saya memang sangat ekslusif tajam dan terasa lebih hidup. Sentuhan dan sapuan jari bekerja dengan sempurna karena papan layar ponsel ini menggunakan tipe capasitive screen. Samsung juga telah membekali layar ini dengan teknologi yang sudah tidak asing lagi yaitu Gorrila Glass agar lebih tahan terhadap goresan benda runcing.

Salah satu kompetitor terberat  dari samsung adalah Apple, brand legendaris milik Steve Job yang memiliki karakteristik branding yang sangat kuat. namun untungnya perbedaab harga dan segmen pasar yang terpisah dimana brand apple dikhususkan untuk kalangan “premium”, sedangkan Samsung sendiri mentargetkan semua kalangan yang menjadi salah satu kelebihan produk ini.

Salah satu hal yang saya sukai adalah warna dari gadget ini, perpaduan warna antara hitam dan biru membuat saya merasa betah untuk beraktivitas dengan gadget ini. Ukuran layar yang dimiliki sekitar 5 inci kurang dengan mengadopsi teknologi amoled dengan resolusi 1280 x 720 pixel. Alhasil, kejernihan layar yang dihasilkan memang benar-benar tiada duanya. Samsung galaxy S3 ini memang wajib untuk dimiliki, terutama bagi anda yang kesehariannya selau berkutat dengan dunia online dan browsing seperti saya.

Google

Smart Companion Pc Tablet

Satu lagi gacoan ternyar dari Tabulet hadir di kancah market tablet tanah air, berjuluk Troy 2. Sebagai suksesor dari Troy generasi pertama, tentunya berbagai perbaikan serta peningkatan kinerja sudah dijejali di device berbobot 360 gram ini. Dari sisi papan kaca, misalnya. Walaupun troy versi pertama dan Troy 2 sama-sama memiliki bentang layar 7 inci serta beresolusi 800 x 480 piksel, namun dari teknologi yang ditancapkan terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Jika di Tabulet Troy masih memakai teknologi TFT resistif, maka di Troy 2 sudah menyematkan teknologi TFT kapasitif 5 points multitouch. Lebih responsif!

Hadirnya teknologi anti-reflektif membuat tampilan visual yang disuguhkan jadi lebih jelas dan tajam, serta nyaman dipandang walaupun berada di bawah terpaan sinar matahari. Selain itu, Troy 2 juga bisa dipakai untuk menelpon dan berkirim SMS. Sebuah kemampuan yang tidak dimiliki Troy versi pertama. Sarana pengabadi gambar yang sebelumnya absen di Troy lawas, kini sudah melekat pada perangkat keren ini. Tersedia dua buah kamera berkualitas 2 MP dan VGA yang bisa Anda andalkan jika ingin mengabadikan momen-momen penting.

Sebagai perangkat canggih, Tabulet juga sudah mempersenjatai Troy 2 dengan sistem operasi terbaru besutan Google. Android 4.0.3 Ice Cream Sandwich yang disokong oleh prosesor super, ARM Cortex-A8 1GHZ. Sebuah peningkatan drastic, dimana pada Troy pertama Tabulet hanya membekalinya dengan Android 2.2 Froyo. Hebatnya lagi, Troy 2 juga sanggup memutar film-film berkualitas High Definition. Kualitas audio yang disemburkan dari corong suaranya terdengar sangat bulat dan empuk ditelinga. Menonton film ataupun bermain game jadi tambah asyik!

 

Jika Anda memiliki koleksi film ataupun music di hardisk eksternal, tancapkan saja ke Troy 2. Karena komputer tablet ini sudah didukung dengan port USB OTG yang mampu membaca hardisk hingga kapasitas 500GB. Hebat kan ! Gudang penyimpanan internalnya sendiri sangat lega, yakni seluas 512Mb DDR3 RAM dan storage 4GB, serta masih bisa diekspansi menjadi 32GB dengan bantuan microSD. Sementara itu, untuk internetan Anda bisa mempercayakannya pada berbagai jalur koneksi yang ada, seperti GPRS, EDGE, 3,5G, hingga WiFi. Dari sisi tampilan, perangkat ini sangat cantik dengan balutan materialplastik glossy di wajahnya. Sedangkan untuk menghindari selip saat dipegang, bagian back cover dilapisi dengan plastik bertekstur doff karet berwarna cokelat gelap. Dengan desain yang menarik serta berbagai kecanggihan yang dimiliki, Tabulet Troy 2 sangatlah layak untuk Anda bawa pulang. Mau?

( Source : TPlus )